Cara Mengaktifkan Otentikasi Dua Faktor untuk Keamanan Jaringan Rumah

Berbagai macam ancaman digital telah muncul seiring dengan meningkatnya popularitas Rumah Pintar. Dan semakin sering, jaringan Internet of Things (IoT) kita menjadi sasaran potensi pelanggaran privasi dan perangkat lunak mata-mata. Namun, kita tetap dapat menikmati kemudahan teknologi Rumah Pintar dengan mengambil beberapa langkah sederhana dan menggunakan alat keamanan yang andal. Mari kita bahas secara mendalam aspek-aspek keamanan digital seperti otentikasi dua faktor dan cari tahu cara meningkatkan keamanan jaringan rumah Anda.
Memahami Apa Itu Otentikasi Dua Faktor
Apa pun layanan atau aplikasi yang Anda gunakan, kemungkinan besar Anda memerlukan nama pengguna dan kata sandi untuk mengotorisasi aksesnya. Tentu saja, kebersihan digital merupakan landasan utama keamanan siber, tetapi membuat kata sandi yang unik, kuat, dan panjang tidak selalu cukup. Tidak peduli seberapa andal kredensial Anda, kredensial tersebut tetap rentan jika layanan tempat Anda menggunakannya menyimpannya dengan tidak benar dan kemudian servernya diretas. Hal ini sering terjadi dan sayangnya, kita tidak bisa berbuat apa-apa mengenai hal ini.
Selain itu, kata sandi kita rentan karena faktor manusia. Kita masih menjadi titik terlemah dalam sistem keamanan siber, dan bahkan orang yang cerdas serta paham teknologi pun bisa saja memasukkan kredensial mereka di situs phishing atau menjadi korban rekayasa sosial. Solusinya adalah Otentikasi Dua Faktor.
Apa itu TFA?
Otentikasi Dua Faktor adalah metode keamanan digital yang mengharuskan pengguna memberikan dua bentuk identifikasi sebelum mengakses aplikasi atau layanan. Hal ini menambahkan lapisan perlindungan tambahan di luar nama pengguna dan kata sandi konvensional. Lapisan tambahan ini dapat berupa verifikasi SMS, aplikasi otentikator, dan otentikasi biometrik sebagai faktor otentikasi kedua. Metode TFA dapat diterapkan pada berbagai sistem keamanan jaringan. Mari kita lihat lebih dekat sistem-sistem tersebut.

Kenali Berbagai Platform Keamanan Jaringan yang Berpotensi

Tersedia berbagai platform keamanan jaringan yang dapat digunakan di rumah. Sebelum memilih salah satunya, bandingkan fitur dan harganya, serta pastikan platform tersebut mendukung otentikasi dua faktor. Beberapa platform keamanan jaringan yang dapat dipertimbangkan untuk penggunaan di rumah antara lain
- Router dengan fitur keamanan bawaan (Norton Core, Bitdefender Box, dan CUJO)
- Perangkat lunak keamanan pihak ketiga (antivirus, pengelola kata sandi, klien VPN)
- Perangkat keamanan jaringan (firewall dan sistem deteksi intrusi).
Menyiapkan Platform
Secara default, hampir semua perangkat pintar sudah dilengkapi dengan otentikasi multi-faktor. Jika Anda memiliki perangkat yang tidak dilengkapi fitur tersebut, Anda dapat menginstal aplikasi pihak ketiga seperti Google Authenticator atau KeepSolid Authenticator. Sebagian besar perangkat pintar sudah dilengkapi dengan aplikasi seluler yang memiliki TFA bawaan, namun Anda tetap dapat menginstal solusi tambahan. Keamanan tidak pernah berlebihan! Setelah Anda memilih platform keamanan jaringan, langkah selanjutnya adalah mengonfigurasinya. Biasanya, produsen menyediakan panduan langkah demi langkah mengenai hal ini dan menjelaskan cara mengaktifkan semua fitur yang diperlukan, termasuk otentikasi dua faktor.
Konfigurasikan Perangkat Lunak Perangkat
Setelah Anda menyiapkan platform keamanan jaringan, langkah selanjutnya adalah mengonfigurasi setiap perangkat yang terhubung ke jaringan. Tergantung pada perangkat yang ingin Anda konfigurasi untuk TFA, petunjuknya mungkin berbeda-beda. Anda dapat menggunakan email, ponsel, atau aplikasi otentikator. Berikut adalah beberapa panduan umum untuk perangkat seluler, PC, dan perangkat rumah pintar. Jika Anda menemukan perbedaan, praktik terbaik adalah merujuk pada dokumentasi resmi pabrikan atau layanan dukungan pelanggan.
- Unduh dan pasang aplikasi otentikator, seperti Google Authenticator atau KeepSolid Authenticator, dari App Store atau Play Market.
- Aktifkan 2FA pada akun yang ingin Anda lindungi.
- Buka aplikasi otentikator dan pindai kode QR yang disediakan oleh akun yang Anda amankan.
- Masukkan kode keamanan yang dihasilkan oleh aplikasi otentikator untuk memverifikasi identitas Anda.

- Unduh dan pasang aplikasi otentikator atau gunakan layanan otentikasi berbasis web, seperti Google Authenticator atau Authenticator by KeepSolid.
- Aktifkan 2FA pada akun yang ingin Anda amankan.
- Ikuti petunjuk untuk menghubungkan akun ke aplikasi atau layanan otentikator.
- Masukkan kode keamanan yang dihasilkan saat diminta untuk memverifikasi identitas Anda.

- Periksa apakah perangkat Anda mendukung 2FA dan aktifkan fitur tersebut jika tersedia.
- Cari aplikasi autentikator atau layanan otentikasi berbasis web yang kompatibel dengan perangkat Anda.
- Ikuti panduan tentang cara menghubungkan perangkat ke aplikasi atau layanan otentikator.
- Masukkan kode yang dihasilkan saat diperlukan untuk memverifikasi identitas Anda.

Catatan: Jika perangkat pintar Anda tidak kompatibel dengan aplikasi otentikator, cobalah menggunakan TFA yang didasarkan pada verifikasi email.
Dapatkan solusi VPN untuk jaringan Anda dan jangan tunggu sampai terjadi pelanggaran keamanan.

Ketahui Jenis-Jenis Perangkat Keamanan yang Tersedia

Baik perusahaan besar maupun jaringan rumah sama-sama rentan terhadap malware dan peretas. Langkah-langkah perlindungan mencakup solusi perangkat lunak maupun perangkat keras. Berikut adalah beberapa contoh perangkat keras fisik atau virtual yang dilengkapi dengan perangkat lunak khusus dari vendor tertentu.
- Firewall. Firewall adalah semacam filter yang memisahkan jaringan internal Anda dari Internet yang lebih luas. Firewall memblokir koneksi pada port tertentu, dari alamat IP tertentu, dan dari perangkat atau jaringan yang memenuhi kriteria lain. Anda dapat mengelola daftar blokir IP tersebut untuk menciptakan jaringan aman yang Anda butuhkan.
- Sistem Perlindungan Intrusi (IPS). Sistem perlindungan intrusi berbasis jaringan dirancang untuk memantau seluruh lalu lintas yang melewati jaringan Anda.
- Manajemen Ancaman Terpadu (UTM). UTM menggabungkan firewall jaringan, sistem deteksi intrusi, sistem pencegahan intrusi, dan fitur-fitur lainnya. Jenis perlindungan ini populer di kalangan bisnis kecil yang tidak memiliki sumber daya TI yang memadai untuk melindungi jaringan mereka.
- Kontrol Akses Jaringan. Untuk meningkatkan keamanan jaringan perusahaan Anda, sangatlah penting untuk memastikan titik akhir Anda dikonfigurasi dengan benar guna meminimalkan risiko terinfeksi.
- Gerbang Keamanan Email. Perangkat ini memantau lalu lintas email masuk dan keluar untuk mendeteksi spam, virus, upaya phishing, dan akun yang disusupi.
- Firewall Aplikasi Web (WAF). WAF dapat memblokir URL dan permintaan yang mengandung muatan mencurigakan, bukti upaya injeksi SQL, serta serangan lainnya.
- Gerbang VPN. Seiring meningkatnya tren kerja jarak jauh, perusahaan ingin memastikan bahwa jaringan internal mereka terlindungi dari ancaman eksternal. Jaringan pribadi virtual atau perangkat VPN dapat memberikan perlindungan ini. Ketika semua karyawan perusahaan terhubung ke VPN, lalu lintas data mereka masuk ke jaringan internal melalui perangkat VPN, bukan langsung ke internet.

Temukan dan Gunakan Kode Keamanan yang Unik

Otentikasi dua faktor (2FA) adalah lapisan keamanan tambahan yang mengharuskan pengguna untuk memasukkan dua faktor otentikasi yang berbeda guna mengakses akun, seperti kata sandi dan kode keamanan unik yang dihasilkan oleh aplikasi 2FA. Berikut adalah langkah-langkah untuk menemukan dan menggunakan kode keamanan unik dalam aplikasi 2FA:
- Instal aplikasi 2FA: Pilih aplikasi dari App Store atau Play Store, lalu unduh ke ponsel Anda.
- Aktifkan perlindungan 2FA untuk akun Anda: Buka pengaturan akun layanan yang ingin Anda aktifkan 2FA-nya, lalu pilih "Otentikasi Dua Faktor" di pengaturan "Keamanan".
- Pindai kode QR dengan aplikasi 2FA atau masukkan kode yang disediakan secara manual.
- Buka aplikasi 2FA dan temukan kode keamanan unik di dekat akun yang telah Anda aktifkan 2FA-nya. Aplikasi tersebut akan menampilkan kode keamanan unik yang berubah setiap 30 detik.
- Kemudian, masukkan kode keamanan unik ini saat masuk ke akun dan selesaikan proses masuk.
Kode keamanan unik yang dihasilkan tidak boleh dibagikan kepada siapa pun, karena kode ini digunakan untuk memverifikasi identitas Anda dan melindungi akun Anda dari akses yang tidak sah.

Uji dan Pantau Sistem Keamanan Secara Teratur

Sistem keamanan jaringan rumah perlu diuji dan dipantau secara berkala untuk menjamin kinerjanya yang efektif. Melalui pemantauan keamanan ini, Anda dapat memperoleh sejumlah besar data penting:
- Kerentanan potensial. Pengujian rutin dapat membantu mendeteksi berbagai kelemahan dalam sistem keamanan jaringan Anda. Biasanya, kelemahan tersebut berupa perangkat lunak yang sudah usang atau pengaturan yang salah konfigurasi. Dengan demikian, Anda dapat melakukan perubahan tepat waktu dan memperbaiki masalah tersebut.
- Ancaman yang mungkin terjadi. Pemantauan sistem keamanan memungkinkan Anda mendeteksi aktivitas yang tidak biasa atau mencurigakan serta mencegah upaya akses tidak sah, malware, atau serangan phishing, dan mengambil tindakan yang tepat untuk memitigasi ancaman tersebut.
- Kepatuhan terhadap standar industri. Pengujian dan pemantauan sistem keamanan Anda dapat membantu Anda menganalisis apakah diperlukan perbaikan serta memperoleh wawasan tentang cara melindungi data dan privasi Anda secara lebih efektif.

Waspadai Upaya Akses yang Tidak Sah

Untuk mencegah upaya akses yang tidak sah, praktik terbaik yang dapat dilakukan adalah memantau upaya login, mengatur peringatan, memeriksa email yang mencurigakan, dan berhati-hati saat menggunakan jaringan WiFi umum. Jika terdeteksi adanya upaya akses yang tidak sah, segera ambil tindakan untuk mengamankan jaringan. Ubah kode keamanan, beritahukan penyedia layanan keamanan jaringan, dan perbarui sistem keamanan.

Mengatasi Masalah Umum pada Otentikasi Dua Faktor

Otentikasi dua faktor (2FA) dapat menjadi langkah keamanan yang efektif untuk jaringan rumah Anda. Namun, seperti halnya sistem keamanan lainnya, sistem ini tidak sempurna, dan beberapa masalah mungkin muncul. Berikut adalah contoh beberapa di antaranya beserta cara mengatasinya:
- Perangkat hilang atau dicuri: Jika perangkat 2FA Anda hilang, Anda tidak akan dapat mengakses akun yang dilindungi TFA. Itulah mengapa penting untuk memiliki perangkat cadangan dan cadangan semua akun Anda. Jika Anda mengalami masalah dengan otorisasi, Anda selalu dapat menghubungi layanan Dukungan Pelanggan.
- Kode keamanan salah: Jika Anda melihat pesan kesalahan terkait keakuratan kode keamanan unik, pastikan Anda memasukkan kode yang benar dan waktu pada perangkat Anda akurat. Beberapa layanan juga memungkinkan pembuatan kode baru.
- Masalah kompatibilitas: Tergantung pada tahun pembuatan perangkat Anda, perangkat tersebut mungkin tidak kompatibel dengan metode perlindungan 2FA yang dipilih. Cobalah metode email atau ponsel daripada aplikasi otentikator, atau perbarui perangkat atau browser Anda.
- Hasil positif palsu: Terkadang, 2FA dapat terpicu secara tidak benar, yang dapat mengakibatkan hasil positif palsu. Dalam hal ini, hubungi tim dukungan layanan otentikasi yang Anda gunakan dan ikuti prosedur mereka untuk mendapatkan kembali akses ke akun Anda.
- Tidak praktis atau merepotkan: Beberapa pengguna menganggap metode 2FA tidak praktis. Namun, percayalah kepada kami, memulihkan dan menangani kebocoran data atau pelanggaran privasi bisa jauh lebih merepotkan. Oleh karena itu, praktik terbaik adalah menggunakan 2FA sebagai langkah perlindungan wajib.
Manfaatkan Tips untuk Semakin Memperkuat Keamanan Jaringan Rumah
Seperti yang telah kami sampaikan sebelumnya, keamanan tidak pernah cukup. Oleh karena itu, selain otentikasi dua faktor, Anda dapat mencoba metode lain untuk melindungi jaringan rumah Anda:
- Otentikasi multi-faktor
- Pasang Perlindungan Malware
- Amankan jaringan WiFi Anda
- Buat Dua Jaringan Rumah
- Ubah nama pengguna dan kata sandi bawaan
- Beli dari Merek IoT Terpercaya
- Pilih Perangkat yang Memperbarui Firmware Secara Otomatis
Mengaktifkan otentikasi dua faktor dapat menambah lapisan keamanan tambahan pada jaringan rumah Anda. Pilih platform keamanan jaringan yang terintegrasi dengan otentikasi dua faktor, lalu konfigurasikan setiap perangkat yang terhubung ke jaringan tersebut. Uji dan pantau sistem keamanan secara rutin, serta waspadai setiap upaya akses yang tidak sah. Dengan mengikuti praktik terbaik dan menerapkan langkah-langkah keamanan tambahan, Anda dapat memastikan bahwa jaringan rumah Anda aman.
Gunakan VPN Unlimited dan nikmati pendekatan keamanan digital yang andal dan profesional!